Senin, 12 Januari 2009

BERIKAN MAKANAN YANG TEPAT UNTUK BAYI ANDA: ASI ataukah makanan padat?

Bagi para Ibu yang telah menyempurnakan pemberian ASI ekslusif kepada bayi-bayinya, dianjurkan agar sesegera mungkin memberikan makanan pendamping ASI. Agar proses peralihan ASI ke makanan menjadi menyenangkan dan mudah bagi anak, berikut tahapan-tahapan yang harus diikuti:

  • Mulailah dengan memberikan makanan lembut seperti bubur susu dan makanan bayi lainnya. Kemudian dilanjutkan dengan;
  • makanan semi padat seperti bubur tim, yang pada tahap awal harus dihaluskan terlebih dahulu dengan cara disaring. Setelah terbiasa baru berikan bubur tim tanpa disaring. Setelah itu barulah diberikan;
  • makanan padat seperti nasi dan sayuran tanpa dihaluskan. Sampai akhirnya di usia 2 tahun, anak dapat memakan hampir semua makanan padat.

Tetapi tak semua Ibu dapat dengan mudah menjalani tahapan pemberian makanan tersebut kepada anak-anaknya. Seringkali anak menolak dan memuntahkan makanan padat yang diberikan. Biasanya ini terjadi diusia 1 tahun.

Jangan menyerah. Teruslah berikan makanan sampai si anak mau menerima dan beradaptasi dengan makanannya. Hal in penting, karena kesemuanya itu memberikan pengaruh terhadap kesiapan si anak dalam berbicara. Kenapa? Karena anak yang terbiasa makan makanan padat akan lebih mudah menggerakkan lidah, rahang, dan bibirnya dengan lebih aktif, dan itu semua membantu mempermudah anak dalam proses belajar berbicara.

Selain itu beberapa hal di bawah ini juga patut diperhatikan:

  • Sebaiknya, hindari minum susu BERLEBIHAN di atas usia 2 tahun, karena makanan padat yang tersedia sebetulnya telah memenuhi kebutuhan gizi si anak.
  • Jangan membiasakan MENGGANTIKAN jatah makanan si anak dengan sebotol susu.
  • Usahakan anak MENGHABISKAN setiap porsi makanan yang dipersiapkan baginya.


 


 

MENSTIMULASI NAFSU MAKAN ANAK SEJAK DINI; mengenalkan berbagai macam aroma dan bau-bauan makanan

MENSTIMULASI NAFSU MAKAN ANAK: Seperti yang kita ketahui, bahwa ASI adalah makanan pertama dan utama bagi bayi yang baru lahir. Maka sangat dianjurkan bagi para Ibu untuk memberikan ASI tak lama setelah bayi dilahirkan. Bahkan, saat ini sedang digalakkan program ASI eksklusif hingga usia 6 bulan .

Program ini bertujuan agar bayi dapat mendapatkan manfaat ASI yang maksimal, sehingga daya tahan tubuhnya lebih kebal terhadap penyakit dikemudian hari.

Namun pemberian ASI ekslusif 6 bulan sering dikeluhkan oleh sebagian Ibu, berkaitan dengan nafsu makan anak, khususnya setelah ASI eksklusif telah selesai. Menurut mereka, ASI eksklusif membuat anak sulit menerima makanan selain ASI.

Hal tersebut di atas dapat diantisipasi sejak dini,yaitu dengan menstimulasi bayi dengan berbagai aroma dan bau-bauan makanan.

  • Contohnya: Ketika Ibu sedang makan buah jeruk, sebaiknya bayi diberi kesempatan 
    mencium aroma jeruk tersebut, dengan mendekatkan kulit jeruk ke dekat hidungnya.

    Hal ini dapat merangsang sensor rasa kecap bayi, sehingga bayi akan 

    memiliki pengalaman dengan wangi dan aroma yang pernah diciumnya.

Dengan ini, diharapkan bayi dapat beradaptasi terhadap berbagai macam aroma yang dicium dikemudian hari dan dapat berselera terhadap makanan apapun yang disajikan untuknya.

Selasa, 06 Januari 2009

Tips supaya anak nafsu makan atau berselera

Makanan yang sehat dan bergizi -- seperti ikan dan daging -- merupakan faktor yang sangat penting dalam pertumbuhan anak agar menjadi sehat dan cerdas. Namun sayangnya, anak-anak seringkali tidak mengerti bahwa makanan yang disajikan kepadanya adalah makanan yang bergizi tinggi dan sangat penting untuk tumbuh kembangnya. Karena itu butuh banyak trik agar anak berselera terhadap makanannya,

Diantara trik yang dapat membuat anak senang makan makanan yang bergizi tinggi dan menyehatkan adalah dengan cara memodifikasi dan mengkreasikan menu yang disajikan agar lebih menarik.

Contohnya,

  • Nugget Ikan Salmon

    Ketika anak saya Ghezan (usianya kini 2 tahun 1 bulan) mulai menolak ikan salmon yang selalu dimasak dengan sayuran sehingga salmon disajikan dalam menu basah, ia sering memuntahkannya kembali karena aroma amisnya yang cukup menyengat. Lalu saya siasati dengan membuat modifikasi seperti nugget ikan, alhamdulillah sekarang tidak ada masalah dengan ikan salmon. Cara membuat nugget ikan ini akan saya bahas dalam penulisan selanjutnya.

  • Bulatan Daging/udang

    Ide lainnya adalah, jika anda ingin menyajikan daging atau udang, sajikanlah dalam bentuk potongan bulatan-bulatan kecil yang menyerupai bakso, sehingga lebih menarik dan mudah dikunyah oleh anak-anak.

Dengan trik-trik tersebut di atas, sampai saat ini anak saya selalu menghabiskan makanannya dengan lahap. Selamat mencoba.